Tentang Badan POM
Latar Belakang
Visi & Misi
Fungsi Badan POM
Budaya Organisasi
Prinsip Dasar SisPOM
Kerangka Konsep SisPOM
Kebijakan dan Strategis
Target Kinerja
Organisasi yang Solid
Organisasi Badan POM
Lingkup Wilayah SisPOM
Email | Links | Q & A
 In English
  Berita Aktual
Cari Informasi di Badan POM
Halaman ke-1

  1. Sasaran Strategis

  2. Sasaran strategis selama lima tahun (2010-2014) adalah sebagai berikut :
    1. Pengawasan obat dan makanan terlaksana secara efektif untuk melindungi konsumen di dalam dan di luar negeri dengan sistem yang tergolong terbaik di ASEAN.
    2. Terwujudnya laboratorium pengawasan obat dan makanan yang modern dengan jaringan kerja di seluruh indonesia dengan kompetensi dan kapabilitas terunggul di ASEAN.
    3. Meningkatnya kompetensi, kapabilitas dan jumlah modal insani yang unggul dalam melaksanakan pengawasan obat dan makanan.
    4. Diterapkannya sistem manajemen mutu di semua unit kerja Badan POM.

  3. Arah Kebijakan dan Strategi
    1. Arah Kebijakan dan Strategi Nasional
    2. Arah kebijakan dan strategi nasional bidang kesehatan yang menjadi acuan pembangunan bidang Pengawasan Obat dan Makanan.

      FOKUS 1 : PENINGKATAN KESEHATAN IBU, BAYI, BALITA DAN KELUARGA BERENCANA

      Peningkatan kesehatan ibu, bayi, balita dan Keluarga Berencana, melalui upaya yang menjamin produk Obat dan Makanan yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu, yang digunakan dalam upaya :
      • Peningkatan cakupan peserta KB aktif;
      • Pemberian makanan pemulihan bagi ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK); dan
      • Pencapaian cakupan imunisasi yang tinggi, merata dan berkualitas pada bayi, anak sekolah dan Wanita Usia Subur (WUS).

      FOKUS 2 : PERBAIKAN STATUS GIZI MASYARAKAT

      Perbaikan status gizi masyarakat, melalui pengujian laboratorium terhadap sampel-sampel produk yang digunakan untuk upaya :
      • Asupan zat gizi makro, dll, untuk memenuhi angka kecukupan gizi;
      • Surveilans pangan dan gizi;
      • Pemberian makanan pendamping ASI;
      • Fortifikasi;
      • Pemberian makanan pemulihan balita gizi-kurang; dan
      • Penanggulangan gizi darurat.

      FOKUS 3 : PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR SERTA PENYAKIT TIDAK MENULAR, DIIKUTI PENYEHATAN LINGKUNGAN

      Pengendalian penyakit menular serta penyakit tidak menular, diikuti penyehatan lingkungan, melalui upaya pengawasan yang diarahkan untuk menurunkan proporsi Obat dan Makanan bermasalah di pasar, sebagai salah satu faktor risiko timbulnya penyakit.

      FOKUS 4 : PENINGKATAN KETERSEDIAAN, KETERJANGKAUAN, PEMERATAAN, MUTU DAN PENGGUNAAN OBAT SERTA PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN

      Peningkatan ketersediaan, keterjangkauan, pemerataan, mutu dan penggunaan obat, serta pengawasan Obat dan Makanan, yang dilaksanakan melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan :
      • Pengawasan produksi produk terapetik dan PKRT
      • Pengawasan produk dan bahan berbahaya
      • Pengawasan obat dan makanan di 31 Balai Besar/Balai POM
      • Pemeriksaan secara laboratorium, pengujian dan penilaian keamanan, manfaat dan mutu obat dan makanan serta pembinaan laboratorium POM
      • Standardisasi produk terapetik dan PKRT
      • Penyelidikan dan penyidikan terhadap pelanggaran di bidang obat dan makanan
      • Inspeksi dan sertifikasi obat tradisional, kosmetik dan produk komplemen
      • Inspeksi dan sertifikasi makanan
      • Standardisasi obat tradisional, kosmetik dan produk komplemen
      • Standardisasi makanan
      • Surveilan dan penyuluhan keamanan makanan
      • Pengawasan distribusi produk terapetik dan PKRT
      • Pengawasan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif
      • Penilaian produk terapetik dan produk biologi
      • Penilaian obat tradisional, kosmetik dan produk komplemen
      • Penilaian makanan
      • Riset keamanan, khasiat, mutu obat dan makanan
      • Pengembangan Obat Asli Indonesia

Halaman : 1   2   3
Copyright 2001 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.