ENGLISH

Home

About NA-DFC

INDONESIA 

Halaman Utama

Tentang Badan POM
    BADAN POM
Berita Aktual
Siaran Pers/Peringatan Publik
Peraturan
Brosur
Publikasi
    KOMODITI
Reformasi Birokrasi 
e-Registrasi 
Notifikasi Kosmetik Online
Daftar Antrian Elektronik
Produk Obat dan Produk Biologi
Produk OT, SM dan Kosmetik
Produk Pangan
ULPK
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Ind
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
    SPECIAL INTEREST
Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)
Pengumuman Pengadaan Barang dan Jasa
Balai Besar / Balai POM
e-bpom - NSW
Perpustakaan
Web Mail BPOM
e-rekrutmen Badan POM
 
::  | |

 

Pencarian Dokumen berdasarkan Tanggal : s/d  

BERITA AKTUAL
15 February 2012  (Balai Besar/Balai POM > Denpasar)
Bimtek SKI/SKE dalam rangka National Single Window (NSW)

Balai Besar POM di Denpasar sebagai instansi pemerintah yang mempunyai wilayah kerja di seluruh Provinsi Bali yang menjadi daerah tujuan wisata, harus meningkatkan pengawasan terhadap beredarnya produk Obat dan Makanan yang membahayakan kesehatan masyarakat yaitu terutama produk-produk yang belum memiliki ijin edar/illegal (TIE).

Dalam rangka mengemban tugas tersebut, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan evaluasi terhadap keamanan semua produk Obat dan Makanan baik yang dimasukkan atau dikeluarkan dari wilayah kerja Balai Besar POM di Denpasar termasuk keabsahan semua dokumen yang dipersyaratkan.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya importir termasuk instansi terkait tentang tata cara dan persyaratan yang diperlukan dalam rangka pengajuan surat rekomendasi impor/ekspor, sehingga diharapkan setelah kegiatan ini semua pemohon baik produsen/importir/masyarakat umum yang mempunyai kepentingan terkait rekomendasi impor/ekspor ini telah memenuhi persyaratan yang secara langsung dapat mempercepat proses penerbitan Surat Keterangan Impor (SKI) atau Surat Keterangan Ekspor (SKE).

Dalam rangka persiapan penerapan sistem National Single Window (NSW) di Provinsi Bali tahun 2012, maka perlu juga dilakukan sosialisasi/bimtek mengenai tata cara dan persyaratan dalam pengajuan impor/ekspor produk pangan menggunakan system NSW dan penanganan SKI/SKE terkini kepada Importir dan Eksportir serta Instansi Pemerintah terkait di Provinsi Bali.

Bimtek yang dilaksanakan tanggal 14 Februari 2012 dan dibuka oleh Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Dra. Corry Panjaitan, Apt, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Materi disampaikan oleh 3 Narasumber yaitu : Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan Badan POM RI, Drs. Suratmono, MP, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Drs. Gede Darmaja, M.Si. dan Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea dan Cukai Ngurah Rai, I Nyoman P. Candra. Aplikasi sistem NSW ini, dibantu oleh staf insert pangan Badan POM RI yaitu, Aritia, S.Si., Apt.

Dengan dilaksanakan bimtek ini diharapkan peserta yang terdiri dari instansi pemerintah terkait dan importir ini dapat memahami tata cara dan persyaratan pengajuan dokumen dan pemasukan barang dalam rangka penerbitan Surat Keterangan Impor (SKI) atau Surat Keterangan Ekspor (SKE) sesuai peraturan terkini dan dapat mengaplikasikan tata cara dan persyaratan dalam pengajuan impor/ekspor produk pangan menggunakan system NSW.

BBPOM di Denpasar





:: Foto Kegiatan ::

Visi dan Misi

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

Fungsi Badan POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

  Total Visits :
     °  User Online
Best   viewed   with
IE 4.0 or later.
(1024 x 768 pixel)

SiteMap
Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.