ENGLISH

Home

About NA-DFC

INDONESIA 

Halaman Utama

Tentang Badan POM
    BADAN POM
Berita Aktual
Siaran Pers/Peringatan Publik
Peraturan
Brosur
Publikasi
    KOMODITI
Reformasi Birokrasi 
e-Registrasi 
Notifikasi Kosmetik Online
Daftar Antrian Elektronik
Produk Obat dan Produk Biologi
Produk OT, SM dan Kosmetik
Produk Pangan
ULPK
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Ind
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
    SPECIAL INTEREST
Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)
Pengumuman Pengadaan Barang dan Jasa
Balai Besar / Balai POM
e-bpom - NSW
Perpustakaan
Web Mail BPOM
e-rekrutmen Badan POM
 
::  | |

 

Pencarian Dokumen berdasarkan Tanggal : s/d  

SIARAN PERS/PERINGATAN PUBLIK
24 April 2012  (Umum > Umum)
Siaran Pers Sidak Barang Beredar di Sumatera Barat

 

SIARAN PERS

 

SIDAK BARANG BEREDAR DI SUMATERA BARAT
Lindungi Konsumen dan Ciptakan Persaingan Usaha yang Sehat

 

Padang, 19 April 2012 – Sebagai tindak lanjut pelaksanaan peningkatan perlindungan konsumen dan menciptakan persaingan usaha yang sehat, Pemerintah secara berkesinambungan melakukan langkah-langkah penanganan yang sinergis dan terkoordinasi dalam melaksanakan pengawasan barang beredar dengan tetap berpedoman kepada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hari ini, Kamis (19/4), Kepala Badan POM didampingi oleh Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen bersama Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar (TPBB) yang terdiri dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, Bareskrim Mabes Polri, Ditjen Bea dan Cukai, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Padang serta Balai Besar POM di Padang, mengadakan inspeksi mendadak (sidak) pengawasan barang beredar baik produk pangan maupun non pangan ke berbagai kawasan di Kota Padang.

Sidak ini di lakukan untuk meningkatkan pengawasan barang beredar secara terpadu sekaligus untuk mendapatkan informasi secara langsung dan riil mengenai peredaran produk-produk tertentu serta upaya yang diperlukan untuk pembinaan agar temuan tidak berulang dan tercipta usaha yang berimbang. Kegiatan pengawasan hari ini adalah wujud aktif pemerintah untuk melindungi konsumen dari beredarnya produk-produk baik pangan maupun non pangan yang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku yang dilakukan secara terkoordinasi dan sinergis oleh Pemerintah.

Kepala Badan POM menegaskan bahwa disinyalir masih banyak peredaran produk pangan maupun non pangan yang diduga tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Kegiatan pengawasan dilaksanakan untuk memberikan jaminan bahwa hak konsumen terlindungi dengan produk-produk yang sesuai standar. Selain itu, melalui pengawasan yang dilakukan secara berkesinambungan dapat mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dengan menghasilkan produk bermutu sesuai ketentuan/peraturan yang berlaku dan menciptakan iklim perdagangan dalam negeri yang sehat dan kondusif.

Sidak terhadap produk pangan impor dan pangan yang mengandung bahan berbahaya dilakukan di kawasan Pasar Tanah Kongsi – Padang. Untuk produk pangan impor ilegal pada sidak ini ditemukan sebanyak 22 produk yang berasal dari Peru, Amerika, Belanda, Australia, Singapura, Inggris dan Thailand. Sedangkan dari 24 sampel yang diambil langsung di pasar, dan diuji di tempat menggunakan mobil laboratorium keliling Badan POM antara lain produk mi basah, baso, tahu, ikan asin, ikan segar, bahan tambahan pewarna semuanya memenuhi persyaratan keamanan (tidak mengandung bahan berbahaya) dan aman untuk di konsumsi. Hal ini menunjukkan bahwa Badan POM, Dinas Kesehatan, Dinas Perindag sudah melaksanakan fungsinya dengan baik.

Untuk produk non pangan, sidak dilakukan di kawasan Bypass baru di Kota Padang. Di lokasi tersebut Tim TPBB menemukan sebanyak 600 batang baja tulangan beton (BjTB), yang diduga tidak sesuai dengan persyaratan mutu SNI No.07-2052-2002.

Ditemukan juga semen putih produksi lokal yang pada kemasannya belum dicantumkan tanda dan nomor SNI serta Nomor Registrasi Produk (NRP) sejumlah kurang lebih 600 karung dikawasan pergudangan H.O.S Cokroaminoto. Temuan-temuan tersebut kemudian akan ditindak lanjuti oleh PPNS-PK Pusat dan daerah melalui klarifikasi serta pengujian sampel untuk menentukan kesesuaian terhadap SNI.

Pengawasan barang beredar oleh Tim TPBB ini sangat penting untuk dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. Setelah pengawasan terpadu di beberapa daerah, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala. Tim TPBB akan turun ke lapangan melakukan pengawasan termasuk edukasi dan pembinaan. Konsumen akan terus dihimbau untuk menjadi Konsumen Cerdas yang bersikap kritis sebelum membeli dan mengkonsumsi barang dan jasa di pasaran. Hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah label bahasa Indonesia untuk produk pangan maupun non pangan pada setiap barang dan kemasan yang memberikan informasi tentang barang tersebut demi keamanan, keselamatan dan kesehatan masyarakat.

 

Dasar Hukum Pelaksanaan Pengawasan Barang Beredar :

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian;

  1. Undang Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan;
  2. Undang Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen ;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan;
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan.
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 102 Tahun 2000 tentang Standardisasi Nasional Indonesia (SNI);
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2001 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen;
  7. Peraturan Menteri Perdagangan No. 14/M-DAG/PER/3/2007 tentang Standardisasi Jasa Bidang Perdagangan dan Pengawasan Standar Nasional Indonesia (SNI) Wajib Terhadap Barang dan Jasa Yang di Perdagangkan;
  8. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 20/M-DAG/5/2009 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pengawasan Barang dan/atau Jasa;
  9. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22/M-DAG/PER/5/2010 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 62/M-DAG/PER/12/2009 tentang Kewajiban Pencantuman Label Pada Barang.

     

    Informasi lebih lanjut hubungi:

     

    Sekretariat Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar (TPBB)

    Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa
    Ditjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen
    Kementerian Perdagangan

    Telp/Fax:021-3858189/021-3858189
    Email: dir-pengawasan-pdn@depdag.go.id





    :: Foto Kegiatan ::

    Visi dan Misi

    Visi Badan POM
    Menjadi Institusi
    Pengawas Obat dan
    Makanan yang Inovatif,
    Kredibel dan Diakui
    Secara Internasional
    untuk Melindungi
    Masyarakat.


    Misi Badan POM
    1. Melakukan
    Pengawasan
    Pre-Market dan
    Post-Market Berstandar
    Internasional.

    2. Menerapkan Sistem
    Manajemen Mutu Secara
    Konsisten.

    3. Mengoptimalkan
    Kemitraan dengan
    Pemangku Kepentingan
    di Berbagai Lini.

    4. Memberdayakan
    Masyarakat agar
    Mampu Melindungi
    Diri dari Obat dan
    Makanan Yang Berisiko
    Terhadap Kesehatan.

    5. Membangun
    Organisasi Pembelajar
    (Learning Organization).

    Fungsi Badan POM

    Fungsi Badan POM
    1. Pengaturan, Regulasi,
    dan Standardisasi.

    2. Lisensi dan
    Sertifikasi Industri
    di Bidang Farmasi
    Berdasarkan Cara-cara
    Produksi yang Baik.

    3. Evaluasi Produk
    Sebelum Diizinkan
    Beredar.

    4. Post Marketing
    Vigilance Termasuk
    Sampling dan
    Pengujian Laboratorium,
    Pemeriksaan Sarana
    Produksi dan Distribusi,
    Penyidikan dan
    Penegakan Hukum.

    5. Pre-audit dan
    Pasca-audit Iklan
    dan Promosi produk.

    6. Riset Terhadap
    Pelaksanaan Kebijakan
    Pengawasan Obat
    dan Makanan.

    7. Komunikasi, Informasi
    dan Edukasi Publik
    Termasuk Peringatan
    Publik.

      Total Visits :
         ° 1 User Online
    Best   viewed   with
    IE 4.0 or later.
    (1024 x 768 pixel)

    SiteMap
    Badan POM (NA-DFC)
    Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
    Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
    Email: Informasi@pom.go.id
    Copyright 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
    All rights reserved.