ENGLISH

Home

About NA-DFC

INDONESIA 

Halaman Utama

Tentang Badan POM
    BADAN POM
Berita Aktual
Siaran Pers/Peringatan Publik
Peraturan
Brosur
Publikasi
    KOMODITI
Reformasi Birokrasi 
e-Registrasi 
Notifikasi Kosmetik Online
Daftar Antrian Elektronik
Produk Obat dan Produk Biologi
Produk OT, SM dan Kosmetik
Produk Pangan
ULPK
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Ind
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
    SPECIAL INTEREST
Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)
Pengumuman Pengadaan Barang dan Jasa
Balai Besar / Balai POM
e-bpom - NSW
Perpustakaan
Web Mail BPOM
e-rekrutmen Badan POM
 
::  | |

 

Pencarian Dokumen berdasarkan Tanggal : s/d  

SIARAN PERS/PERINGATAN PUBLIK
12 July 2012  (Umum > Umum)
Penandatanganan Memorandum Saling Pengertian antara BPOM Dengan KFDA

 

SIARAN PERS

PENANDATANGANAN MEMORANDUM SALING PENGERTIAN
ANTARA BADAN POM DENGAN KOREA FOOD AND DRUG ADMINISTRATION

"Keamanan dan Kualitas Pangan Olahan, Produk Obat, Obat Tradisional,
Kosmetik dan Suplemen Makanan"

 

Menipisnya entry barrier dalam perdagangan internasional membuat produk Obat dan Makanan dalam waktu yang amat singkat dapat menyebar ke berbagai negara dengan jaringan distribusi yang sangat luas dan mampu menjangkau seluruh strata masyarakat .

Untuk menjamin kesehatan masyarakat dari produk Obat dan Makanan yang berisiko terhadap kesehatan, diperlukan kerjasama dengan otoritas pengawas Obat dan Makanan negara lain, untuk mengkonsolidasikan pengawasan keamanan dan kualitas produk Obat dan Makanan yang beredar.

Dengan maksud untuk meningkatkan manfaat dari kepentingan bersama dalam bidang pengawasan keamanan dan kualitas pangan olahan, produk obat, obat tradisional, kosmetik dan suplemen makanan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan Korea Food and Drug Administration (KFDA) menandatangani memorandum saling pengertian yang memungkinkan kedua institusi untuk bertukar informasi mengenai hukum, peraturan dan standar yang relevan dari masing-masing negara serta informasi lain terkait pengawasan. Selain itu, kedua pihak dapat menyelenggarakan dan/atau menawarkan kursus pelatihan dan pemeriksaan bersama (peer-inspection).

Penandatanganan memorandum saling pengertian ini dilakukan oleh Kepala Badan POM, Dra. Lucky S. Slamet dan Commissioner of the KFDA, Lee Hee-Sung bertempat di Badan POM pada tanggal 12 Juli 2012 dan dihadiri oleh delegasi dari KFDA, perwakilan Kementerian Kesehatan dan jajaran pejabat eselon II Badan POM.

Dalam sambutannya, Kepala Badan POM mengatakan bahwa kerjasama melalui jaringan kerja internasional diperlukan untuk memperkuat dan meningkatkan kinerja pengawasan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman dan informasi diantara badan otoritas pengawas Obat dan Makanan di dunia. Dengan demikian, tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat yang berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat akan dapat teratasi.

Dengan adanya memorandum saling pengertian tersebut, kedua pihak, Badan POM dan KFDA, dapat memiliki dasar yang kuat untuk meningkatkan kerjasama dalam melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin keamanan, khasiat dan mutu Obat dan Makanan di masing-masing negara.

 

 

Biro Hukum dan Humas Badan POM RI
Telepon : (021) 4240231
Email : hukmas@pom.go.id, humas@pom.go.id

 

 





:: Foto Kegiatan ::

Visi dan Misi

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

Fungsi Badan POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

  Total Visits :
     ° 1 User Online
Best   viewed   with
IE 4.0 or later.
(1024 x 768 pixel)

SiteMap
Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.