ENGLISH

Home

About NA-DFC

INDONESIA 

Halaman Utama

Tentang Badan POM
    BADAN POM
Berita Aktual
Siaran Pers/Peringatan Publik
Peraturan
Brosur
Publikasi
    KOMODITI
Reformasi Birokrasi 
e-Registrasi 
Notifikasi Kosmetik Online
Daftar Antrian Elektronik
Produk Obat dan Produk Biologi
Produk OT, SM dan Kosmetik
Produk Pangan
ULPK
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Ind
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
    SPECIAL INTEREST
Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)
Pengumuman Pengadaan Barang dan Jasa
Balai Besar / Balai POM
e-bpom - NSW
Perpustakaan
Web Mail BPOM
e-rekrutmen Badan POM
 
::  | |

 

Pencarian Dokumen berdasarkan Tanggal : s/d  

SIARAN PERS/PERINGATAN PUBLIK
13 August 2012  (Produk Pangan > Umum)
Badan POM Sahabat Ibu “Waspada Pangan Kedaluwarsa"

 

SIARAN PERS

BADAN POM SAHABAT IBU
“Waspada Pangan Kedaluwarsa”

 

Dalam rangka memberdayakan masyarakat khususnya para Ibu, agar memiliki pengetahuan untuk memilih dan mengonsumsi produk obat dan makanan secara tepat, benar dan aman, Badan POM menyelenggarakan kegiatan “Badan POM Sahabat Ibu”. Kegiatan yang sudah berjalan secara berkesinambungan selama empat bulan dengan membahas tema yang berbeda setiap bulannya ini, di harapkan menjadi cikal bakal gerakan masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas sehingga mampu melindungi diri dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan.

Bertepatan dengan Bulan Ramadhan, Badan POM Sahabat Ibu membahas tentang Waspada Pangan Kedaluwarsa dengan narasumber Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, DR. Ir. Roy A. Sparringa, M.App.Sc.

Tanggal kedaluwarsa adalah salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh masyarakat sebagai konsumen sebelum membeli produk pangan. Masa kedaluwarsa produk pangan adalah rentang waktu penjaminan mutu produk selama produk tersebut disimpan sesuai petunjuk yang diberikan oleh produsen.

Pengawasan pangan kedaluwarsa dilakukan Badan POM untuk menjamin masyarakat mendapatkan produk pangan yang aman, bermutu dan bergizi, dengan melakukan pemeriksaan tanggal kedaluwarsa pada label produk pangan yang beredar di sarana distribusi, dan dilakukan secara rutin oleh Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

Hasil intensifikasi pengawasan Badan POM selama tiga tahun menunjukkan bahwa pangan kedaluwarsa masih banyak ditemukan diantara produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan (TMK) di peredaran. Tahun 2009, Badan POM menemukan 20,84% pangan kedaluwarsa dari 24.113 kemasan produk pangan TMK, tahun 2012 menemukan 21,41% pangan kedaluwarsa dari 408.740 kemasan produk pangan TMK dan pada tahun 2011 menemukan 30,06% pangan kedaluwarsa dari 164.435 kemasan produk pangan TMK. Sementara hasil intensifikasi pengawasan Badan POM tahun 2012 menemukan 6.633 kemasan pangan kedaluwarsa dengan nilai keekonomian kurang lebih mencapai Rp1 65.825.000,- (seratus enam puluh lima juta delapan ratus dua puluh lima ribu rupiah).

Terhadap produk pangan yang ditemukan tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa, dan atau produk pangan yang kedaluwarsa, dan/atau ilegal, Badan POM telah melakukan beberapa tindakan, antara lain pembinaan terhadap pemilik sarana serta penegakan hukum berupa sanksi administratif yaitu peringatan, perintah pengamanan di tempat, perintah pemusnahan dan jika perlu dilanjutkan tindakan pro - justitia ( penyidikan ) terhadap pelaku usaha yang mengedarkan produk pangan ilegal.

Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang dicurigai terkait produk pangan olahan dan memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Badan POM dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau email ulpk@pom.go.id dan ulpk_badanpom@yahoo.co.id atau Layanan Informasi Konsumen di Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

 

Biro Hukum dan Humas Badan POM RI
Telp. 021-4240321, Fax. 021-4209221
Email: hukmas@pom.go.id, humas bpom @ gmail.com


 





:: Foto Kegiatan ::

Visi dan Misi

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

Fungsi Badan POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

  Total Visits :
     ° 1 User Online
Best   viewed   with
IE 4.0 or later.
(1024 x 768 pixel)

SiteMap
Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright © 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.